Deskripsi
Ensiklopedi Halal dan Haram Dalam Islam.
karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
" Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Namun di antarnkeduanya ada perkara-perkara syubhat, yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Siapa menghindari perkara-perkara syubhat itu, ia telah membebaskan agama dan kehormntannya. Namun, siapa terjatuh dalam perkara-perkara syubhat ini, pasti ia terperosok dalam keharaman. Seperti penggembala yang menggembalakan (ternaknya) di sekitar tanah larangan, yang nyaris merumput di tanah larangan itu. Ketahuilah, setiap raja memiliki wilayah larangan. Ketahuilah, wilayah larangan Allah adalah keharaman-keharaman-Nya. Ketahuilah, dalam tubuh itu terdapat sepotong daging; bila daging itu baik, baiklah seluruh tubuh, namun bila rusak, rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, sepotong daging itu adalah hati." (Hadist Nabi Muhammad SAW, Diriwayatkan oleh Muslim, kitab Al-Junru'ah, 867)
Allah berfirman, "(Apakah kalian, wahai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (adzab) akhirat dan mengharapkan rahmat Rabbnya,..?" Keduanya jelas tidak sama. Oleh karena itu selanjutnya Allah berfirman, "...Katakanlah, 'Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran." (Az-Zumar [39] : 9).
Tidaklah sama antara orang berilmu dan orang tidak berilmu, sebagaimana orang hidup tidak sama dengan orang mati, orang yang bisa mendengar dengan orang yang tuli, dan orang yang bisa melihat dengan orang yang buta. Ilmu adalah cahaya yang dapat membimbing manusia dan mengeluarkannya dari kegelapan menuju terang benderang.
Demikian pula pengetahuan/ tindakan/ memakan/ menggunakan atas yang Halal dan Haram, tidaklah sama.
